JRBM dan BAZNAS Manado Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor

"Kolaborasi Kemanusiaan, JRBM dan BAZNAS Salurkan Bantuan ke 13 Titik Bencana".

saat penyerahan bantuan berlangsung,(foto istimewa)

IDNEWS.CO, MANADO,- PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Manado, dalam aksi kemanusiaan bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda Manado pada 22-23 Maret 2025.


Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan ke 13 titik terdampak, dengan prioritas di wilayah Sungai, Kecamatan Paal Dua, Tikala, Wenang, Sario, dan Singkil.


Ketua BAZNAS Manado, Taufiq Permata, menegaskan bahwa pendistribusian bantuan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.


"Kami memastikan setiap bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, agar mereka dapat segera bangkit dari dampak bencana ini," ujar Taufiq.


Superintenden External Relation JRBM, Dwi Hendrawan Senobroto, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Lurah Malendeng, Anwar Halidu, sebagai perwakilan masyarakat terdampak.


"Bencana ini menuntut kita semua untuk bergerak cepat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kehilangan harta benda dan tempat tinggal," ungkapnya.


Bantuan yang diberikan mencakup beras, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, teh, sabun cuci, serta kebutuhan pokok lainnya yang sangat diperlukan oleh warga pasca-bencana.


Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, banjir dan tanah longsor menyebabkan ribuan warga terdampak, dengan ratusan rumah terendam air dan beberapa lainnya tertimbun longsor. Warga di daerah rawan bencana pun masih dalam kondisi waspada menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem yang berlanjut.


Lurah Malendeng, Anwar Halidu, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif JRBM dan BAZNAS Manado. "Ini bukan hanya sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi warga kami. Terima kasih kepada JRBM dan BAZNAS atas dukungannya," ucapnya.


Seorang warga penerima bantuan, Joko Karsono, mengungkapkan rasa syukurnya. "Kami kehilangan banyak barang akibat banjir, tetapi bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Semoga lebih banyak pihak yang peduli terhadap warga terdampak," tuturnya.


BAZNAS Manado menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam situasi darurat, memastikan bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi korban bencana.


"Tidak melihat latar belakang agama, suku, atau golongan dalam menyalurkan bantuan. Semua yang membutuhkan harus mendapatkan pertolongan," kata Taufiq Permata.


Bantuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal pemulihan bagi warga Manado yang terdampak banjir dan tanah longsor, serta menjadi contoh solidaritas dalam menghadapi bencana alam di masa depan.


(Yudi barik)


Lebih baru Lebih lama